Perbedaan ketiganya
| Website | Landing | Checkout | |
|---|---|---|---|
| Jumlah halaman | Banyak | Satu | Satu |
| Katalog produk | Ya | Opsional | Tidak |
| Member area | Ya | Tidak | Tidak |
| Cocok untuk | Toko utama | Iklan & campaign | Jualan cepat satu produk |
Kapan memakai Website
Pilih website kalau kamu ingin toko yang lengkap: banyak produk, halaman tentang, kontak, dan akun untuk pembeli.
- Punya lebih dari beberapa produk yang perlu dikelompokkan.
- Ingin pembeli bisa masuk, melihat riwayat pesanan, dan melacak paket sendiri.
- Butuh keranjang belanja yang menampung beberapa produk sekaligus.
- Ingin menampilkan ulasan produk dan wishlist.
Kapan memakai Landing
Landing page dibuat untuk satu tujuan tunggal, biasanya satu produk atau satu penawaran. Tidak ada navigasi yang memancing pengunjung pergi ke tempat lain.
- Menjalankan iklan berbayar dan ingin konversi tiap campaign terpantau terpisah.
- Menguji beberapa sudut penawaran untuk produk yang sama.
- Butuh halaman yang ringan dan cepat dibuka dari klik iklan.
Catatan
Karena pixel diatur per situs, membuat landing terpisah per campaign membuat data konversinya tidak tercampur.
Kapan memakai Checkout Form
Checkout form adalah halaman pemesanan yang berdiri sendiri. Pembeli langsung mengisi data dan membayar, tanpa melewati katalog.
- Menjual satu produk lewat tautan yang disebar di bio atau pesan langsung.
- Menerima pemesanan dari pembeli yang sudah tahu persis apa yang dia beli.
- Menjual produk digital yang tidak butuh etalase.