Cara membaca halaman ini
Sidebar dashboard dikelompokkan menjadi empat bagian, dan urutannya bukan kebetulan, sebab ia mengikuti perjalanan sebuah toko: dari membangun situs, lalu berjualan, lalu memasarkan, lalu merapikan alamat dan akun. Halaman ini menelusuri keempatnya dengan urutan yang sama.
Sebagian besar menu hanya berguna kalau langkah sebelumnya sudah selesai. Menu Riwayat Pesanan akan kosong sampai ada produk yang bisa dibeli, dan Laba Rugi tidak bisa menghitung apa pun sampai harga modal diisi. Karena itu setiap bagian di bawah menyebutkan apa yang harus ada lebih dulu.
Menu yang muncul menyesuaikan paketmu. Kalau ada yang tidak kamu lihat, kemungkinan besar modul itu belum termasuk di paket yang sedang aktif, bukan hilang.
Kelompok Utama
Tiga menu pertama adalah tempatmu memulai dan tempat kamu kembali setiap hari.
Dashboard: ringkasan keadaan akunmu. Di sini terlihat situs yang sudah kamu buat beserta statusnya (draft atau sudah terbit), sisa masa aktif paket, dan angka ringkas penjualan terakhir. Ini juga pintu masuk ke builder: dari kartu situs kamu langsung membuka Website Builder, Company Profile, atau Checkout Form sesuai jenis situsnya.
- Buat situs baru dari tombol di halaman ini kalau belum punya.
- Klik kartu situs untuk masuk ke buildernya.
- Perhatikan label statusnya. Tulisan draft berarti belum bisa dibuka pengunjung.
Template: katalog rancangan siap pakai. Memakai template jauh lebih cepat daripada menyusun halaman dari nol, dan hasilnya tetap bisa kamu ubah sepenuhnya setelah diterapkan. Ada template gratis dan berbayar; yang berbayar dibeli sekali dan menempel di akunmu selamanya.
Menerapkan template ke situs yang sudah berisi akan menimpa susunan halaman yang ada. Kalau situsmu sudah kamu garap, coba template di situs baru dulu sebelum memutuskan.
Analitik: angka penjualan dalam rentang waktu yang kamu pilih, per alamat situs. Yang ditampilkan: Pendapatan, Pesanan Lunas, Rata-rata per Pesanan, dan jumlah Pelanggan, masing-masing disertai perbandingan terhadap periode sebelumnya, sehingga kamu tahu arahnya naik atau turun, bukan sekadar besarnya.
Analitik hanya menghitung pesanan yang sudah lunas. Pesanan yang masih menunggu pembayaran tidak masuk, supaya angkanya mencerminkan uang yang benar-benar diterima.
Kelompok Toko & Produk
Kelompok terbesar, dan urutannya mengikuti alur jualan: siapkan pembeli dan barang, terima pesanan, lalu urus uang dan pengiriman.
Kelola Member: daftar orang yang mendaftar akun di situsmu. Member berbeda dari pembeli biasa: ia punya akun, bisa melihat riwayat pesanannya sendiri, dan bisa menerima poin. Dari sini kamu bisa melihat detail, menonaktifkan, atau menghapus member.
Produk: inti toko. Setiap produk punya nama, harga, stok, foto, dan bisa punya varian (ukuran, warna, dan sejenisnya) dengan harga serta stok masing-masing. Ada juga produk digital, yang dikirim otomatis sebagai berkas atau kode setelah pembayaran lunas.
- Tambahkan produk beserta harga jual dan foto.
- Isi harga modal kalau kamu ingin memakai laporan Laba Rugi nanti.
- Atur stok, atau matikan pelacakan stok bila barangnya selalu tersedia.
- Buat varian bila satu produk punya beberapa pilihan.
Harga modal tidak pernah ditampilkan ke pembeli. Ia hanya dipakai untuk menghitung laba.
Riwayat Transaksi: semua upaya pembayaran, bukan hanya yang berhasil. Bisa disaring menurut status dan metode (otomatis lewat payment gateway, atau transfer manual). Untuk transfer manual, di sinilah kamu memeriksa bukti transfer lalu menerima atau menolaknya. Detail tiap transaksi memuat rincian subtotal sampai total.
Bedanya dengan Riwayat Pesanan: transaksi menjawab "apakah uangnya masuk", pesanan menjawab "apakah barangnya sudah dikirim". Satu pesanan bisa punya lebih dari satu percobaan transaksi.
Laba Rugi: laporan yang menunjukkan sisa uang setelah dikurangi modal dan biaya usaha. Menampilkan Omzet, Laba Kotor (omzet dikurangi modal), Laba Bersih (setelah biaya usaha), dan Margin.
Laporan ini tidak akan berarti sampai harga modal diisi di setiap produk. Tanpa itu, seluruh omzet terbaca sebagai laba dan angkanya menyesatkan. Halaman ini menampilkan pengingat "Isi harga modal" bila masih ada produk yang kosong.
Riwayat Pesanan: daftar pesanan yang masuk beserta statusnya, dari menunggu pembayaran sampai selesai. Di sini kamu memperbarui status, memasukkan nomor resi, dan melihat isi tiap pesanan.
Leads: kiriman dari formulir kontak dan pendaftaran newsletter di situsmu. Orang-orang ini tertarik tapi belum membeli, dan biasanya inilah calon pembeli termurah yang kamu punya.
- Disaring menjadi Semua, Baru, dan Sudah Dihubungi, dengan jumlah yang belum ditangani terlihat di tabnya.
- Bisa dicari menurut nama, email, atau isi pesan.
- Bisa diekspor untuk dipakai di alat lain.
- Tandai sebagai sudah dihubungi supaya tidak ada yang terlewat dua kali.
Abandoned Cart: pembeli yang sudah memasukkan barang ke keranjang lalu pergi tanpa membayar. Dari sini kamu bisa mengirim pengingat, dan inilah salah satu cara paling murah menaikkan penjualan karena orangnya sudah jelas berminat.
Payment Gateway: cara pembeli membayar. Ada dua jalur, dan keduanya boleh menyala bersamaan.
| Cara | Yang terjadi | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Transfer manual | Pembeli mengunggah bukti, kamu memeriksanya sendiri di Riwayat Transaksi | Baru mulai, belum punya akun payment gateway |
| Payment gateway | Pembayaran diverifikasi otomatis, pesanan langsung lunas tanpa kamu sentuh | Pesanan sudah cukup banyak untuk repot diperiksa manual |
Rekening dan kredensial gateway disimpan per situs, jadi kamu bisa memakai rekening berbeda untuk toko yang berbeda.
Pengiriman: ongkos kirim dan alamat asal barang. Ongkir bisa dihitung otomatis lewat kurir, atau kamu tetapkan sendiri secara datar. Alamat toko wajib diisi karena dari titik itulah ongkir dihitung.
Gratis Ongkir: aturan kapan ongkir ditanggung tokomu, misalnya untuk belanja di atas nilai tertentu. Ini alat menaikkan nilai belanja rata-rata: pembeli sering menambah barang agar mencapai ambangnya.
Hitung ambangnya dari margin, bukan dari perasaan. Ambang yang terlalu rendah membuat ongkir memakan seluruh labamu.
Kelompok Marketing
Setelah toko bisa menerima pesanan, kelompok ini yang mendatangkan dan menahan pembeli.
Broadcast: mengirim pesan ke banyak pembeli sekaligus lewat WhatsApp, misalnya kabar promo atau produk baru. Membutuhkan WhatsApp Gateway yang sudah tersambung.
Kirim secukupnya dan hanya yang relevan. Pesan massal yang terlalu sering membuat nomor dilaporkan pembeli, dan nomor yang diblokir WhatsApp tidak bisa dipulihkan dari Worveo.
Pengaturan Pajak: mengaktifkan PPN dan menentukan apakah harga yang kamu tulis sudah termasuk pajak atau belum. Pilihan ini mengubah cara total dihitung di halaman checkout, jadi tetapkan sekali di awal dan jangan diubah-ubah setelah ada pesanan berjalan.
Voucher & Promo: kode potongan yang dimasukkan pembeli saat checkout. Bisa berupa potongan tetap atau persentase, dibatasi masa berlaku, jumlah pemakaian, dan minimal belanja.
Program Poin: pembeli mengumpulkan poin dari belanja lalu menukarkannya jadi potongan. Berbeda dari voucher yang menarik pembeli baru, poin membuat pembeli lama kembali.
Poin hanya bisa dikumpulkan oleh member, karena poin menempel pada akun. Pembeli tanpa akun tidak mendapatkannya.
Pixel & Tracking: memasang kode pelacak Meta Pixel, Google Analytics, atau TikTok Pixel di situsmu tanpa menyentuh kode. Wajib kalau kamu beriklan: tanpa pixel, platform iklan tidak tahu iklan mana yang menghasilkan penjualan, dan uang iklanmu tersebar tanpa arah.
WhatsApp Gateway: menyambungkan nomor WhatsApp untuk mengirim notifikasi pesanan otomatis ke pembeli dan ke dirimu sendiri. Ini juga prasyarat Broadcast dan pengingat Abandoned Cart.
- Masukkan kredensial gateway, lalu simpan.
- Jalankan tes kirim untuk memastikan sambungannya hidup.
- Isi nomor pemilik toko agar notifikasi pesanan masuk juga ke kamu.
Kelompok Domain & Akun
Kelompok terakhir mengurus alamat tokomu dan langganan Worveo-mu.
Upgrade Paket: melihat paket yang sedang aktif, sisa masa berlakunya, dan pilihan paket lain. Saat upgrade, sisa nilai paket lamamu dihitung sebagai potongan, jadi kamu tidak membayar dua kali untuk hari yang sama. Rinciannya terlihat sebelum membayar: harga paket, potongan sisa paket, dan jumlah yang benar-benar kamu bayar.
Promo pembelian pertama hanya berlaku sekali per akun. Setelah dipakai, harga berikutnya kembali normal.
Custom Domain: memakai domain sendiri seperti tokosaya.com alih-alih subdomain bawaan. Kamu bisa membeli domain langsung dari Worveo, atau menyambungkan domain yang sudah kamu punya.
- Tambahkan domain di halaman ini.
- Tunggu statusnya menjadi aktif: hanya domain aktif yang bisa disambungkan ke situs.
- Sambungkan ke situs yang kamu inginkan.
- Tunggu sertifikat HTTPS terbit. Ini otomatis, tapi bisa memakan waktu beberapa menit.
Domain yang masih berstatus proses atau gagal tidak akan menampilkan tombol sambungkan. Itu disengaja: menyambungkan domain yang DNS-nya belum siap hanya menghasilkan situs yang tidak bisa dibuka.
Atur DNS: mengelola DNS record domain yang kamu kelola lewat Worveo. Di sini kamu bisa menambah record beserta nama (@ untuk root, atau www, mail, dan sebagainya), isinya (alamat IP atau target), serta priority untuk record yang membutuhkannya. Tiap record bisa disetel Proxied atau DNS only.
- Dipakai saat kamu ingin mengarahkan email ke penyedia lain, memverifikasi kepemilikan domain, atau menunjuk subdomain ke layanan di luar Worveo.
- Halaman ini kosong sampai kamu punya domain custom. Tambahkan dulu di menu Custom Domain.
Salah menulis DNS record bisa membuat situs atau email berhenti bekerja, dan perubahannya tidak selalu langsung terasa. Ubah satu record dalam satu waktu, lalu pastikan hasilnya sebelum mengubah yang berikutnya.
Urutan yang disarankan untuk toko baru
Kalau kamu baru mulai dan bingung harus dari mana, urutan ini menghindari pekerjaan yang harus diulang.
- Template lalu builder, susun tampilan situsnya lebih dulu.
- Produk: masukkan barang beserta harga jual dan harga modal sekaligus, supaya laporan laba nanti tidak perlu ditambal.
- Payment Gateway: pastikan pembeli punya cara membayar.
- Pengiriman: isi alamat toko dan aturan ongkir.
- Pengaturan Pajak: tetapkan sekarang, sebelum ada pesanan berjalan.
- Terbitkan situs, lalu coba pesan sendiri satu kali dari awal sampai lunas.
- WhatsApp Gateway: nyalakan notifikasi supaya pesanan tidak terlewat.
- Pixel & Tracking: pasang sebelum mulai beriklan, bukan sesudah.
- Voucher, Poin, Gratis Ongkir: baru setelah penjualan berjalan dan kamu tahu marginmu.
- Custom Domain: kapan saja, tapi makin awal makin baik agar alamat yang tersebar tidak berubah-ubah.
Langkah keenam sering dilewati dan itu keliru. Memesan sendiri satu kali dari sisi pembeli adalah cara tercepat menemukan ongkir yang salah, pajak yang dobel, atau notifikasi yang tidak terkirim, sebelum pembeli sungguhan yang menemukannya.